banner728

Rabu, 21 April 2010

PLAin tEXt, ENSkRiPSi dAN dENSkRiPSi

Plain Teks
teks biasa tidak mengandung informasi tentang ukuran teks atau gaya, ini adalah cara yang paling efisien untuk menyimpan teks. Dokumen teks polos sering membutuhkan waktu sekitar kurang dari setengah ukuran dokumen teks kaya "yang mengandung jumlah karakter yang sama. Inilah sebabnya mengapa file log , yang berisi data "log" yang dihasilkan oleh sebuah program, biasanya disimpan dalam format teks biasa.
Sejak mengkonversi teks ke teks biasa kaya menghapus pemformatan teks, proses ini dapat digunakan untuk strip semua gaya dari teks yang diformat. Misalnya, jika Anda menggunakan Windows, Anda dapat menyalin teks dari dokumen diformat dan paste ke Notepad, yang hanya mendukung teks biasa. Jika Anda menyalin teks yang Anda baru saja disisipkan ke Notepad, teks tidak terformat akan disalin ke clipboard . Lain kali Anda menyisipkan teks, itu akan disisipkan sebagai teks biasa. Jika Anda menggunakan Mac, Anda dapat melakukan hal yang sama dengan TextEdit, tapi karena program ini mendukung rich text, Anda akan perlu memilih → Format Membuat Teks Plain setelah menyisipkan teks ke dalam program.

Enskripsi
Salah satu hal yang penting dalam komunikasi menggunakan komputer untuk menjamin kerahasiaan data adalah enskripsi. Enskripsi adalah sebuah proses yang melakukan perubahan sebuah kode dari yang bisa dimengerti menjadi sebuah kode yang tidak bisa dimengerti (tidak terbaca). Enskripsi dapat diartikan sebagai kode atau chiper. Sebuah sistem pengkodean menggunakan suatu table atau kamus yang telah didefinisikan untuk mengganti kata dari informasi atau yang merupakan bagian informasi yang dikirim. Sebuah chiper menggunakan suatu algoritma yang dapat mengkodekan semua aliran data (stream) bit dari sebuah pesan menjadi cryptogram yang tidak dimengerti (unintelligible). Karena teknik chiper merupakan suatu sistem yang telah siap untuk diautomasi, maka teknik ini digunakan dalam sistem keamanan komputer dan jaringan.
Enskripsi juga digunakan untuk verifikasi. Bila Anda mendownload software misalnya, bagaimana Anda tahu bahwa software yang Anda download adalah yang asli, bukannya yang telah dipasangkan trojan didalamnya?
Dalam hal ini terdapat tiga kategori enskripsi yaitu:
Kunci enskripsi rahasia, dalam hal ini terdapat sebuah kunci yang digunakan  untuk mengenskripsi dan juga sekaligus mendeskripsi dan juga sekaligus mendeskripsikan informasi.
Kunci enskripsi publik, dalam hal ini dua kunci digunakan, satu untuk  proses deskripsi. Salah satu masalah dalam mengamankan enskripsi adalah bagaimana memastikan bahwa hanya sang penerima yang dapat mengakses data. Anda dapat menggemboki data dan mengirimkannya bersama kuncinya ke alamat tujuan, tetapi bagaimana memastikan kunci itu tidak dicuri orang di tengah jalan. Salah satu cara  untuk memecahkannya adalah si penerima yang mengirimkan gemboknya, tetapi tidak  mengirimkan kuncinya. Anda menggembok data dengan gembok yang dikirim olehnya dan mengirimkannya. Si penerima kemudian akan membukanya dengan kunci miliknya yang tidak pernah dikirimkannya ke siapa-siapa. Kini bila  data yang digembok itu dicuri orang, dengan enskripsi yang kompleks akan  sangat sulit bagi orang itu untuk mengakses data yang sudah digembok itu.  Yang menjadi ancaman bagi keamanan data sebenarnya bukanlah cracker yang jahat, melainkan pemerintah yang selalu ingin mendapat hak untuk bisa  melihat data Anda tanpa harus minta izin terlebih dahulu. Alasannya selalu untuk keamanan nasional seperti memerangi terorisme ataupun kejahatan terorganisir lainnya, walaupun tidak jelas apakah memang kejahatan terorganisir lainnya, walaupun tidak jelas apakah memang kejahatan terorganisir menggunakan kriptografi dalam kegiatannya.
Fungsi one-way, atau fungsi 1 arah adalah suatu fungsi di mana informasi dienskripsi untuk menciptakan “signature” dari informasi asli yang bisa digunakan untuk keperluan otentifikasi.  Enskripsi dibentuk berdasarkan suatu algoritma yang akan mengacak suatu informasi menjadi bentuk yang tidak bisa dibaca atau tak bisa dilihat. Dekripsi adalah proses dengan algoritma yang sama untuk mengembalikan Informasi teracak menjadi bentuk aslinya. Algoritma yang digunakan harus terdiri dari susunan prosedur yang direncanakan secara hati-hati yang harus secara efektif menghasilkan sebuah bentuk terenskripsi yang tidak bisa dikembalikan oleh seseorang bahkan sekalipun mereka memiliki algoritma yang sama.
Enkripsi Kunci Pribadi
Enkripsi dapat dilakukan jika si pengirim dan si penerima telah sepakat untuk menggunakan metode enkripsi atau kunci enkripsi tertentu. Metode enkripsi atau kuncinya ini harus dijaga ketat supaya tidak ada pihak luar yang mengetahuinya. Masalahnya sekarang adalah bagaimana memberitahu pihak penerima mengenai metode atau kunci yang akan kita pakai sebelum komunikasi yang aman bisa berlangsung. Kesepakatan cara enkripsi atua kunci dalam enkripsi ini bisa dicapai lewat jalur komunikasi lain yang lebih aman, misalnya dengan bertemu langsung. Tetapi bagaimana jika jalur komunikasi yang lebih aman ini tidak memungkinkan. Yang jelas, kunci ini tidak bisa dikirim lewat jalur e-mail biasa karena masalah keamanan.
Cara enkripsi dengan kesepakatan atau kunci enkripsi di atas dikenal dengan
istilah enkripsi dengan kunci pribadi, karena cara enkripsi atau kunci hanya
boleh diketahui oleh dua pribadi yang berkomunikasi tersebut. Cara enkripsi inilah yang umum digunakan pada saat ini baik untuk kalangan pemerintah maupun kalangan bisnis. Cara enkripsi ini juga dikategorikan sebagai kriptografi simetris, karena kedua belah pihak mengetahui kunci yang sama. Selain masalah komunikasi awal untuk penyampaian kunci, cara enkripsi ini juga mempunyai kelemahan yang lain. Kelemahan ini timbul jika terdapat banyak orang yang ingin saling berkomunikasi. Karena setiap pasangan harus sepakat dengan kunci pribadi tertentu, tiap orang harus menghafal banyak kunci dah menggunakannya secara tepat sebab jika tidak, maka si penerima tidak bisa mengartikannya.
Misalnya jika ada 3 orang A, B, C saling berkomunikasi pasangan A dan B harus sepakat dengan kunci tertentu yang tidak boleh diketahui oleh C, sehingga surat antara A dan B tidak bisa disadap oleh C. Hal ini juga berlaku untuk pasangan B dan C atau pasangan A dan C. Jadi total ada 3 kunci yang beredar di kelompok tadi. Jika ada 10 orang saling berkomunikasi, total dibutuhkan 45 buah kunci. Dengan kata lain, jika ada n oran ini saling berkomunikasi dengan cara enkripsi ini, total terdapat n*(n-1)/2 buah kunci yang beredar. Hal ini akan menimbulkan masalah dalam pengaturan sebuah kunci. Misalnya, kunci yang mana yang akan dipakai untuk mengirim ke A.
Enkripsi Kunci Publik
Pada tahun 1970-an, terdapat terobosan matematika yang memungkinkan cara enkripsi yang sama sekali bebeda dengan cara enkripsi yang kita kenal selama ini. Terobosan ini memungkinkan apa yang disebut enkripsi kunci publik. Kedengnarannya memang aneh, karena sebagian dari kunci perlu diketahui oleh umum sebelum proses komunikasi berlangsung.
Cara kerja enkripsi ini secara singkat dapat diterangkan sebagai berikut. Setiap orang yang menggunakan enkripsi ini harus mempunyai dua buah kunci, satu disebut kunci rahasia yang hanya boleh diketahui oleh dirinya sendiri dan yang lain disebut kunci publik yang disebarkan ke orang lain. Kedua kunci ini dibuat secara acak dengan menggunakan rumus matematika tertentu, jadi kedua kunci ini berkaitan erat secara matematis. Jika si A hendak mengirim pesan kepada si B, si A perlu mengenkrip pesan itu dengan kunci publik milik si B. Pesan si A yang telah di enkrip dengan menggunakan kunci public si B hanya bisa dibuka dengan menggunakan kunci rahasia si B.
Walaupun dienkrip dengan menggunakan kunci public si B, pesan ini tidak bisa dibuka dengan kunci publik itu sendiri. Adalah kewajiban si B untuk menjamin keamanan kunci rahasianya.
Kriptografi
Ilmu kriptografi adalah ilmu yang mempelajari tentang penyembunyian huruf atau tulisan sehingga membuat tulisan tersebut tidak dapat dibaca oleh orang yang tidak berkepentingan. Kriptografi sudah dipakai sejak jaman Julius Caesar dimana akan mengirimkan pesan kepada panglimanya tetapi tidak mempercayai kurir pembawa pesan tersebut. Kriptografi mempunyai 2 (dua) bagian yang penting, yaitu enkripsi dan dekripsi. Enkripsi adalah proses dari penyandian pesan asli menjadi pesan yang tidak dapat diartikan seperti aslinya.
Dekripsi sendiri berarti merubah pesan yang sudah disandikan menjadi pesan aslinya. Pesan asli biasanya disebut plaintext, sedangkan pesan yang sudah disandikan disebut ciphertext. Pada Gambar 1 dapat dilihat bahwa masukan berupa plaintext akan masuk ke dalam blok enkripsi dan keluarannya akan berupa ciphertext, kemudian ciphertext akan masuk ke dalam blok dekripsi dan keluarannya akan kembali menjadi plaintext semula.

Sampai sekarang, berbagai algoritma kriptografi telah diusulkan dan masing-masing mempunyai karakteritik yang berbeda-beda. Dari karakteristik-karakteristik itu yang paling mendasar akan digunakan pada sistem jaringan, jaringan komputer maupun Internet. Komponen-komponen yang sangat penting adalah secrecy, integrity, dan authencity.
Secrecy adalah komponen yang digunakan untuk menjaga pesan yang biasanya digunakan oleh seseorang yang mengirim pesan. Komponen ini hanya mengizinkan seseorang yang tahu akan kunci pada pesan yang telah dienkripsi dengan algoritma kriptografi.
Integrity adalah komponen yang digunakan untuk memeriksa apakah sebuah pesan telah diubah pada saat pengiriman, biasanya menggunakan algoritma hash.  Sebagai contoh, algoritma tanda tangan digital menggunakan konsep yang sama dengan tanda tangan biasa.
Semua algoritma kriptografi yang telah diusulkan sejauh ini punya stabilitas yang kuat dan biasanya digunakan pada segala bidang, misalnya Internet. Berbagai algoritma kriptografi telah dikembangkan sampai sekarang. Kecuali fungsi hash, semua fungsi yang lain menggunakan kunci untuk memperoleh atribut yang dikehendaki. Karakteristik kunci yang menggunakan algoritma kriptografi dapat digolongkan sebagai berikut: algoritma kriptografi kunci rahasia (algoritma kriptografi  kunci simetris), algoritma kriptografi kunci publik (algoritma kriptografi kunci asimetris) dan algoritma hash.
Secara umum, algoritma kriptografi kunci rahasia menyatakan bahwa enkripsi digunakan untuk mengenkripsi data, dan kunci diekripsi untuk mengubah kembali ke data aslinya. Karena atribut ini, algoritma kriptografi kunci rahasia disebut juga algoritma kriptografi kunci simetris.
Untuk algoritma kriptografi kunci publik menyatakan bahwa algoritma enkripsi dan dekripsi berbeda. Algoritma kriptografi kunci publik mempunyai karakteristik yaitu tidak ada penghitungan kembali dari kunci dekripsi bahkan sesudah kunci enkripsi dilakukan. Berawal dari kondisi ini, kunci enkripsi disebut kunci publik dan kunci dekripsi disebut kunci pribadi. Sedangkan untuk algoritma hash menyatakan bahwa panjang pesan tertentu dikurangi sehingga menjadi panjang pesan yang khusus.
Algoritma hash yang digunakan dalam kriptografi dibagi menjadi 2 bagian
yaitu: dengan kunci dan tanpa kunci. Ketika menggunakan fungsi hash dengan maka harus menggunakan metode yang sama karena kondisi ini terjadi dalam algoritma kunci rahasia.
Algoritma kriptografi kunci rahasia dan publik menggunakan algoritma enkripsi dan algoritma tanda tangan digital secara berturut-turut. Dalam algoritma enkripsi, isi pesan hanya dapat dilihat oleh pribadi yang  tahu kunci enkripsi, sedangkan dalam tanda tangan digital, pengirim pesan dapat diketahui. Dalam tanda tangan digital kunci publik, kunci enkripsi [kunci publik] adala untuk enkripsi data dan kunci dekripsi [kunci pribadi] untuk dekripsi data. Di sini kunci rahasia digunakan untuk tanda tangan, sedangkan kunci publik digunakan untuk mengecek. Hal ini akan menolong kunci rahasia untuk tidak bisa dibaca oleh orang lain dan hanya mengizinkan orang yang diberi kuasa  untuk membuat tanda tangan. Tetapi, kunci publik dapat dilihat oleh beberapa orang sehingga bisa dengan mudah diperoleh dan digunakannya.
Model Algoritma Enskripsi
Ada 2 (dua) model algoritma enkripsi yang menggunakan kunci, yaitu kunci simetrik dan kunci asimetrik. Enkripsi kunci simetrik yang biasanya disebut enkripsi konvensional adalah enkripsi yang menggunakan kunci yang sama untuk enkripsi maupun dekripsi, dari Gambar 2 terlihat bahwa untuk mengenkripsi maupun mendekripsi pesan hanya menggunakan satu buah kunci (K) saja.

Penggunaan metode ini membutuhkan persetujuan antara pengirim dan penerima tentang kunci sebelum mereka saling mengirim pesan. Keamanan dari kunci simetrik tergantung pada kerahasiaan kunci, apabila seorang penyusup dapat menemukan kunci maka dengan mudah dapat membaca pesan yang sudah dienkripsi. Enkripsi kunci simetrik dapat dibagi kedalam 2 (dua) kelompok yaitu metode stream cipher dan metode block cipher.
Enkripsi kunci asimetrik (biasa disebut enkripsi kunci publik) dibuat sedemikian rupa sehingga kunci yang dipakai untuk enkripsi berbeda dengan kunci yang dipakai untuk dekripsi. Enkripsi kunci publik disebut demikian karena kunci untuk enkripsi boleh disebarluaskan kepada umum sedangkan kunci untuk mendekripsi hanya disimpan oleh orang yang bersangkutan. Enkripsi asimetrik dapat ditulis seperti berikut:
Ek (P) = C Dk (C) = P
Contohnya seperti pada Gambar 3 bila seseorang ingin mengirim pesan kepada orang lain maka orang tersebut menggunakan kunci publik orang tersebut untuk mengenkripsi pesan yang kita kirim kepadanya lalu orang tersebut akan mendekripsi pesan tersebut dengan kunci privat miliknya.

Tujuan Dari Kriptografi
Seperti juga perkembangan ilmu kriptografi, tujuan-tujuan dari kriptografi teruslah berkembang. Bila pertama kali dibuat hanya untuk keamanan data saja, tetapi sekarang semakin banyak tujuan-tujuan yang ingin dicapai, yaitu:
Privasi, Musuh tidak dapat membongkar tulisan yang kita kirim.
Autentikasi, Penerima pesan dapat meyakinkan dirinya bahwa pesan yang diterima tidak terjadi perubahan dan berasal dari orang yang diinginkan.
Tanda tangan, penerima pesan dapat meyakinkan pihak ketiga bahwa pesan yang diterima berasal dari orang yang diinginkan.
Minimal, Tidak ada yang dapat berkomunikasi dengan pihak lain kecuali berkomunikasi dengan pihak yang diinginkan.
Pertukaran bersama, suatu nilai (misalnya tanda tangan sebuah kontrak) tidak akan dikeluarkan sebelum nilai lainnya (misalnya tanda tangan pihak lain) diterima.
Koordinasi, di dalam komunikasi dengan banyak pihak, setiap pihak dapat berkoordinasi untuk tujuan yang sama walaupun terdapat kehadiran musuh.


Chiper Text
Chipertext merupakan metode enkripsi dengan menggeser deretan karakter yang sudah ditentukan. Software yang didistribusikan shareware, trialware maupun evaluation version menggunakan metode kombinasi serial number untuk melindungi software yang dibuat. Versi Shareware dan evalution version mungkin saja menggunakan Nag Screen atau mungkin ada fungsi dari software yang tidak dapat digunakan jika tidak di register dengan serial number yang tepat.
Ada beberapa metode serial number yang digunakan :
Tidak memperhatikan Nama user, biasanya serial number ini dapat digunakan oleh semua user. Metode yang dipakai biasanya adalah membagi suatu bilangan dengan bilangan tertentu kemudian sisa hasil baginya yang digunakan.
Contoh :
Misalkan kombinasi serial number dengan mod
” Angka dari 1000001 sampai 3000001 kemudian mod 87184.
” Jika sisa hasil baginya 0 maka cetak hasil pembagiannya.
” Sisa hasil pembagiannya itulah yang digunakan untuk memproteksi software.
Memperhatikan Nama User, serial number akan berbeda untuk setiap user name yang berbeda. Metode ini menggunakan kombinasi yang dari hasil enkripsi user name yang digunakan. Ada berbagai macam metode untuk mengenkripsi user name tersebut, dari hasil enkripsi itulah yang merupakan serial number yang valid untuk satu user name tersebut.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni :
Input Karakter.
Merupakan inputan karakter yang nantinya di enkripsi sehingga menghasilkan kode enkripsi.
Deretan Karakter merupakan Kunci yang akan digeser.
dari inputan diatas maka digeser berdasarkan deretan karakter.
Kunci Penggeser, kita ambil serial number dari volume drive C:.
nilai serial number dari volume drive C biasanya bilangan hexadesimal sehingga perlu dirubah ke bilangan ascii.
Output Karakter.
hasil dari proses berupa kode kombinasi serial number.

Deenskripsi atau pergeseran
Deenskripsi adalah proses membalikkan enskripsi.

0 komentar:

Posting Komentar