banner728

Rabu, 21 April 2010

PLAin tEXt, ENSkRiPSi dAN dENSkRiPSi

Plain Teks
teks biasa tidak mengandung informasi tentang ukuran teks atau gaya, ini adalah cara yang paling efisien untuk menyimpan teks. Dokumen teks polos sering membutuhkan waktu sekitar kurang dari setengah ukuran dokumen teks kaya "yang mengandung jumlah karakter yang sama. Inilah sebabnya mengapa file log , yang berisi data "log" yang dihasilkan oleh sebuah program, biasanya disimpan dalam format teks biasa.
Sejak mengkonversi teks ke teks biasa kaya menghapus pemformatan teks, proses ini dapat digunakan untuk strip semua gaya dari teks yang diformat. Misalnya, jika Anda menggunakan Windows, Anda dapat menyalin teks dari dokumen diformat dan paste ke Notepad, yang hanya mendukung teks biasa. Jika Anda menyalin teks yang Anda baru saja disisipkan ke Notepad, teks tidak terformat akan disalin ke clipboard . Lain kali Anda menyisipkan teks, itu akan disisipkan sebagai teks biasa. Jika Anda menggunakan Mac, Anda dapat melakukan hal yang sama dengan TextEdit, tapi karena program ini mendukung rich text, Anda akan perlu memilih → Format Membuat Teks Plain setelah menyisipkan teks ke dalam program.

Enskripsi
Salah satu hal yang penting dalam komunikasi menggunakan komputer untuk menjamin kerahasiaan data adalah enskripsi. Enskripsi adalah sebuah proses yang melakukan perubahan sebuah kode dari yang bisa dimengerti menjadi sebuah kode yang tidak bisa dimengerti (tidak terbaca). Enskripsi dapat diartikan sebagai kode atau chiper. Sebuah sistem pengkodean menggunakan suatu table atau kamus yang telah didefinisikan untuk mengganti kata dari informasi atau yang merupakan bagian informasi yang dikirim. Sebuah chiper menggunakan suatu algoritma yang dapat mengkodekan semua aliran data (stream) bit dari sebuah pesan menjadi cryptogram yang tidak dimengerti (unintelligible). Karena teknik chiper merupakan suatu sistem yang telah siap untuk diautomasi, maka teknik ini digunakan dalam sistem keamanan komputer dan jaringan.
Enskripsi juga digunakan untuk verifikasi. Bila Anda mendownload software misalnya, bagaimana Anda tahu bahwa software yang Anda download adalah yang asli, bukannya yang telah dipasangkan trojan didalamnya?
Dalam hal ini terdapat tiga kategori enskripsi yaitu:
Kunci enskripsi rahasia, dalam hal ini terdapat sebuah kunci yang digunakan  untuk mengenskripsi dan juga sekaligus mendeskripsi dan juga sekaligus mendeskripsikan informasi.
Kunci enskripsi publik, dalam hal ini dua kunci digunakan, satu untuk  proses deskripsi. Salah satu masalah dalam mengamankan enskripsi adalah bagaimana memastikan bahwa hanya sang penerima yang dapat mengakses data. Anda dapat menggemboki data dan mengirimkannya bersama kuncinya ke alamat tujuan, tetapi bagaimana memastikan kunci itu tidak dicuri orang di tengah jalan. Salah satu cara  untuk memecahkannya adalah si penerima yang mengirimkan gemboknya, tetapi tidak  mengirimkan kuncinya. Anda menggembok data dengan gembok yang dikirim olehnya dan mengirimkannya. Si penerima kemudian akan membukanya dengan kunci miliknya yang tidak pernah dikirimkannya ke siapa-siapa. Kini bila  data yang digembok itu dicuri orang, dengan enskripsi yang kompleks akan  sangat sulit bagi orang itu untuk mengakses data yang sudah digembok itu.  Yang menjadi ancaman bagi keamanan data sebenarnya bukanlah cracker yang jahat, melainkan pemerintah yang selalu ingin mendapat hak untuk bisa  melihat data Anda tanpa harus minta izin terlebih dahulu. Alasannya selalu untuk keamanan nasional seperti memerangi terorisme ataupun kejahatan terorganisir lainnya, walaupun tidak jelas apakah memang kejahatan terorganisir lainnya, walaupun tidak jelas apakah memang kejahatan terorganisir menggunakan kriptografi dalam kegiatannya.
Fungsi one-way, atau fungsi 1 arah adalah suatu fungsi di mana informasi dienskripsi untuk menciptakan “signature” dari informasi asli yang bisa digunakan untuk keperluan otentifikasi.  Enskripsi dibentuk berdasarkan suatu algoritma yang akan mengacak suatu informasi menjadi bentuk yang tidak bisa dibaca atau tak bisa dilihat. Dekripsi adalah proses dengan algoritma yang sama untuk mengembalikan Informasi teracak menjadi bentuk aslinya. Algoritma yang digunakan harus terdiri dari susunan prosedur yang direncanakan secara hati-hati yang harus secara efektif menghasilkan sebuah bentuk terenskripsi yang tidak bisa dikembalikan oleh seseorang bahkan sekalipun mereka memiliki algoritma yang sama.
Enkripsi Kunci Pribadi
Enkripsi dapat dilakukan jika si pengirim dan si penerima telah sepakat untuk menggunakan metode enkripsi atau kunci enkripsi tertentu. Metode enkripsi atau kuncinya ini harus dijaga ketat supaya tidak ada pihak luar yang mengetahuinya. Masalahnya sekarang adalah bagaimana memberitahu pihak penerima mengenai metode atau kunci yang akan kita pakai sebelum komunikasi yang aman bisa berlangsung. Kesepakatan cara enkripsi atua kunci dalam enkripsi ini bisa dicapai lewat jalur komunikasi lain yang lebih aman, misalnya dengan bertemu langsung. Tetapi bagaimana jika jalur komunikasi yang lebih aman ini tidak memungkinkan. Yang jelas, kunci ini tidak bisa dikirim lewat jalur e-mail biasa karena masalah keamanan.
Cara enkripsi dengan kesepakatan atau kunci enkripsi di atas dikenal dengan
istilah enkripsi dengan kunci pribadi, karena cara enkripsi atau kunci hanya
boleh diketahui oleh dua pribadi yang berkomunikasi tersebut. Cara enkripsi inilah yang umum digunakan pada saat ini baik untuk kalangan pemerintah maupun kalangan bisnis. Cara enkripsi ini juga dikategorikan sebagai kriptografi simetris, karena kedua belah pihak mengetahui kunci yang sama. Selain masalah komunikasi awal untuk penyampaian kunci, cara enkripsi ini juga mempunyai kelemahan yang lain. Kelemahan ini timbul jika terdapat banyak orang yang ingin saling berkomunikasi. Karena setiap pasangan harus sepakat dengan kunci pribadi tertentu, tiap orang harus menghafal banyak kunci dah menggunakannya secara tepat sebab jika tidak, maka si penerima tidak bisa mengartikannya.
Misalnya jika ada 3 orang A, B, C saling berkomunikasi pasangan A dan B harus sepakat dengan kunci tertentu yang tidak boleh diketahui oleh C, sehingga surat antara A dan B tidak bisa disadap oleh C. Hal ini juga berlaku untuk pasangan B dan C atau pasangan A dan C. Jadi total ada 3 kunci yang beredar di kelompok tadi. Jika ada 10 orang saling berkomunikasi, total dibutuhkan 45 buah kunci. Dengan kata lain, jika ada n oran ini saling berkomunikasi dengan cara enkripsi ini, total terdapat n*(n-1)/2 buah kunci yang beredar. Hal ini akan menimbulkan masalah dalam pengaturan sebuah kunci. Misalnya, kunci yang mana yang akan dipakai untuk mengirim ke A.
Enkripsi Kunci Publik
Pada tahun 1970-an, terdapat terobosan matematika yang memungkinkan cara enkripsi yang sama sekali bebeda dengan cara enkripsi yang kita kenal selama ini. Terobosan ini memungkinkan apa yang disebut enkripsi kunci publik. Kedengnarannya memang aneh, karena sebagian dari kunci perlu diketahui oleh umum sebelum proses komunikasi berlangsung.
Cara kerja enkripsi ini secara singkat dapat diterangkan sebagai berikut. Setiap orang yang menggunakan enkripsi ini harus mempunyai dua buah kunci, satu disebut kunci rahasia yang hanya boleh diketahui oleh dirinya sendiri dan yang lain disebut kunci publik yang disebarkan ke orang lain. Kedua kunci ini dibuat secara acak dengan menggunakan rumus matematika tertentu, jadi kedua kunci ini berkaitan erat secara matematis. Jika si A hendak mengirim pesan kepada si B, si A perlu mengenkrip pesan itu dengan kunci publik milik si B. Pesan si A yang telah di enkrip dengan menggunakan kunci public si B hanya bisa dibuka dengan menggunakan kunci rahasia si B.
Walaupun dienkrip dengan menggunakan kunci public si B, pesan ini tidak bisa dibuka dengan kunci publik itu sendiri. Adalah kewajiban si B untuk menjamin keamanan kunci rahasianya.
Kriptografi
Ilmu kriptografi adalah ilmu yang mempelajari tentang penyembunyian huruf atau tulisan sehingga membuat tulisan tersebut tidak dapat dibaca oleh orang yang tidak berkepentingan. Kriptografi sudah dipakai sejak jaman Julius Caesar dimana akan mengirimkan pesan kepada panglimanya tetapi tidak mempercayai kurir pembawa pesan tersebut. Kriptografi mempunyai 2 (dua) bagian yang penting, yaitu enkripsi dan dekripsi. Enkripsi adalah proses dari penyandian pesan asli menjadi pesan yang tidak dapat diartikan seperti aslinya.
Dekripsi sendiri berarti merubah pesan yang sudah disandikan menjadi pesan aslinya. Pesan asli biasanya disebut plaintext, sedangkan pesan yang sudah disandikan disebut ciphertext. Pada Gambar 1 dapat dilihat bahwa masukan berupa plaintext akan masuk ke dalam blok enkripsi dan keluarannya akan berupa ciphertext, kemudian ciphertext akan masuk ke dalam blok dekripsi dan keluarannya akan kembali menjadi plaintext semula.

Sampai sekarang, berbagai algoritma kriptografi telah diusulkan dan masing-masing mempunyai karakteritik yang berbeda-beda. Dari karakteristik-karakteristik itu yang paling mendasar akan digunakan pada sistem jaringan, jaringan komputer maupun Internet. Komponen-komponen yang sangat penting adalah secrecy, integrity, dan authencity.
Secrecy adalah komponen yang digunakan untuk menjaga pesan yang biasanya digunakan oleh seseorang yang mengirim pesan. Komponen ini hanya mengizinkan seseorang yang tahu akan kunci pada pesan yang telah dienkripsi dengan algoritma kriptografi.
Integrity adalah komponen yang digunakan untuk memeriksa apakah sebuah pesan telah diubah pada saat pengiriman, biasanya menggunakan algoritma hash.  Sebagai contoh, algoritma tanda tangan digital menggunakan konsep yang sama dengan tanda tangan biasa.
Semua algoritma kriptografi yang telah diusulkan sejauh ini punya stabilitas yang kuat dan biasanya digunakan pada segala bidang, misalnya Internet. Berbagai algoritma kriptografi telah dikembangkan sampai sekarang. Kecuali fungsi hash, semua fungsi yang lain menggunakan kunci untuk memperoleh atribut yang dikehendaki. Karakteristik kunci yang menggunakan algoritma kriptografi dapat digolongkan sebagai berikut: algoritma kriptografi kunci rahasia (algoritma kriptografi  kunci simetris), algoritma kriptografi kunci publik (algoritma kriptografi kunci asimetris) dan algoritma hash.
Secara umum, algoritma kriptografi kunci rahasia menyatakan bahwa enkripsi digunakan untuk mengenkripsi data, dan kunci diekripsi untuk mengubah kembali ke data aslinya. Karena atribut ini, algoritma kriptografi kunci rahasia disebut juga algoritma kriptografi kunci simetris.
Untuk algoritma kriptografi kunci publik menyatakan bahwa algoritma enkripsi dan dekripsi berbeda. Algoritma kriptografi kunci publik mempunyai karakteristik yaitu tidak ada penghitungan kembali dari kunci dekripsi bahkan sesudah kunci enkripsi dilakukan. Berawal dari kondisi ini, kunci enkripsi disebut kunci publik dan kunci dekripsi disebut kunci pribadi. Sedangkan untuk algoritma hash menyatakan bahwa panjang pesan tertentu dikurangi sehingga menjadi panjang pesan yang khusus.
Algoritma hash yang digunakan dalam kriptografi dibagi menjadi 2 bagian
yaitu: dengan kunci dan tanpa kunci. Ketika menggunakan fungsi hash dengan maka harus menggunakan metode yang sama karena kondisi ini terjadi dalam algoritma kunci rahasia.
Algoritma kriptografi kunci rahasia dan publik menggunakan algoritma enkripsi dan algoritma tanda tangan digital secara berturut-turut. Dalam algoritma enkripsi, isi pesan hanya dapat dilihat oleh pribadi yang  tahu kunci enkripsi, sedangkan dalam tanda tangan digital, pengirim pesan dapat diketahui. Dalam tanda tangan digital kunci publik, kunci enkripsi [kunci publik] adala untuk enkripsi data dan kunci dekripsi [kunci pribadi] untuk dekripsi data. Di sini kunci rahasia digunakan untuk tanda tangan, sedangkan kunci publik digunakan untuk mengecek. Hal ini akan menolong kunci rahasia untuk tidak bisa dibaca oleh orang lain dan hanya mengizinkan orang yang diberi kuasa  untuk membuat tanda tangan. Tetapi, kunci publik dapat dilihat oleh beberapa orang sehingga bisa dengan mudah diperoleh dan digunakannya.
Model Algoritma Enskripsi
Ada 2 (dua) model algoritma enkripsi yang menggunakan kunci, yaitu kunci simetrik dan kunci asimetrik. Enkripsi kunci simetrik yang biasanya disebut enkripsi konvensional adalah enkripsi yang menggunakan kunci yang sama untuk enkripsi maupun dekripsi, dari Gambar 2 terlihat bahwa untuk mengenkripsi maupun mendekripsi pesan hanya menggunakan satu buah kunci (K) saja.

Penggunaan metode ini membutuhkan persetujuan antara pengirim dan penerima tentang kunci sebelum mereka saling mengirim pesan. Keamanan dari kunci simetrik tergantung pada kerahasiaan kunci, apabila seorang penyusup dapat menemukan kunci maka dengan mudah dapat membaca pesan yang sudah dienkripsi. Enkripsi kunci simetrik dapat dibagi kedalam 2 (dua) kelompok yaitu metode stream cipher dan metode block cipher.
Enkripsi kunci asimetrik (biasa disebut enkripsi kunci publik) dibuat sedemikian rupa sehingga kunci yang dipakai untuk enkripsi berbeda dengan kunci yang dipakai untuk dekripsi. Enkripsi kunci publik disebut demikian karena kunci untuk enkripsi boleh disebarluaskan kepada umum sedangkan kunci untuk mendekripsi hanya disimpan oleh orang yang bersangkutan. Enkripsi asimetrik dapat ditulis seperti berikut:
Ek (P) = C Dk (C) = P
Contohnya seperti pada Gambar 3 bila seseorang ingin mengirim pesan kepada orang lain maka orang tersebut menggunakan kunci publik orang tersebut untuk mengenkripsi pesan yang kita kirim kepadanya lalu orang tersebut akan mendekripsi pesan tersebut dengan kunci privat miliknya.

Tujuan Dari Kriptografi
Seperti juga perkembangan ilmu kriptografi, tujuan-tujuan dari kriptografi teruslah berkembang. Bila pertama kali dibuat hanya untuk keamanan data saja, tetapi sekarang semakin banyak tujuan-tujuan yang ingin dicapai, yaitu:
Privasi, Musuh tidak dapat membongkar tulisan yang kita kirim.
Autentikasi, Penerima pesan dapat meyakinkan dirinya bahwa pesan yang diterima tidak terjadi perubahan dan berasal dari orang yang diinginkan.
Tanda tangan, penerima pesan dapat meyakinkan pihak ketiga bahwa pesan yang diterima berasal dari orang yang diinginkan.
Minimal, Tidak ada yang dapat berkomunikasi dengan pihak lain kecuali berkomunikasi dengan pihak yang diinginkan.
Pertukaran bersama, suatu nilai (misalnya tanda tangan sebuah kontrak) tidak akan dikeluarkan sebelum nilai lainnya (misalnya tanda tangan pihak lain) diterima.
Koordinasi, di dalam komunikasi dengan banyak pihak, setiap pihak dapat berkoordinasi untuk tujuan yang sama walaupun terdapat kehadiran musuh.


Chiper Text
Chipertext merupakan metode enkripsi dengan menggeser deretan karakter yang sudah ditentukan. Software yang didistribusikan shareware, trialware maupun evaluation version menggunakan metode kombinasi serial number untuk melindungi software yang dibuat. Versi Shareware dan evalution version mungkin saja menggunakan Nag Screen atau mungkin ada fungsi dari software yang tidak dapat digunakan jika tidak di register dengan serial number yang tepat.
Ada beberapa metode serial number yang digunakan :
Tidak memperhatikan Nama user, biasanya serial number ini dapat digunakan oleh semua user. Metode yang dipakai biasanya adalah membagi suatu bilangan dengan bilangan tertentu kemudian sisa hasil baginya yang digunakan.
Contoh :
Misalkan kombinasi serial number dengan mod
” Angka dari 1000001 sampai 3000001 kemudian mod 87184.
” Jika sisa hasil baginya 0 maka cetak hasil pembagiannya.
” Sisa hasil pembagiannya itulah yang digunakan untuk memproteksi software.
Memperhatikan Nama User, serial number akan berbeda untuk setiap user name yang berbeda. Metode ini menggunakan kombinasi yang dari hasil enkripsi user name yang digunakan. Ada berbagai macam metode untuk mengenkripsi user name tersebut, dari hasil enkripsi itulah yang merupakan serial number yang valid untuk satu user name tersebut.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni :
Input Karakter.
Merupakan inputan karakter yang nantinya di enkripsi sehingga menghasilkan kode enkripsi.
Deretan Karakter merupakan Kunci yang akan digeser.
dari inputan diatas maka digeser berdasarkan deretan karakter.
Kunci Penggeser, kita ambil serial number dari volume drive C:.
nilai serial number dari volume drive C biasanya bilangan hexadesimal sehingga perlu dirubah ke bilangan ascii.
Output Karakter.
hasil dari proses berupa kode kombinasi serial number.

Deenskripsi atau pergeseran
Deenskripsi adalah proses membalikkan enskripsi.

Selasa, 13 April 2010

MEDIA TRANSMISI


Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data.

Kegunaan media transmisi

Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.

Karakteristik media transmisi

Karakteristik media transmisi ini bergantung pada:
  • Jenis alat elektronika
  • Data yang digunakan oleh alat elektronika tersebut
  • Tingkat keefektifan dalam pengiriman data
  • Ukuran data yang dikirimkan
Jenis Media Transmisi
Guided transmission media
Guided transmission media atau media transmisi terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem kabel.
Twisted pair cable
Twisted pair cable atau kabel pasangan berpilin terdiri dari dua buah konduktor yang digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau meniadakan interferensi lektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari kabel Unshielded twisted-pair (UTP),dan crosstalk yang terjadi di antara kabel yang berdekatan. Ada dua macam Twisted Pair Cable, yaitu kabel STP dan UTP. Kabel STP (Shielded Twisted Pair) merupakan salah satu jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer. Kabel ini berisi dua pasang kabel (empat kabel) yang setiap pasang dipilin. Kabel STP lebih tahan terhadap gangguan yang disebebkan posisi kabel yang tertekuk. Pada kabel STP attenuasi akan meningkat pada frekuensi tinggi sehingga menimbulkan crosstalk dan sinyal noise. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) banyak digunakan dalam instalasi jaringan komputer. Kabel ini berisi empat pasang kabel yang tiap pasangnya dipilin (twisted). Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (unshilded). Kabel UTP mudah dipasang, ukurannya kecil, dan harganya lebih murah dibandingkan jenis media lainnya. Kabel UTP sangat rentan dengan efek interferensi elektris yang berasal dari media di sekelilingnya.
Coaxial cable
Kabel koaksial adalah suatu jenis kabel yang menggunakan dua buah konduktor. Kabel ini banyak digunakan untuk mentransmisikan sinyal frekuensi tinggi mulai 300 kHz keatas. Karena kemampuannya dalam menyalurkan frekuensi tinggi tersebut, maka sistem transmisi dengan menggunakan kabel koaksial memiliki kapasitas kanal yang cukup besar. Ada beberapa jenis kabel koaksial, yaitu thick coaxial cab le (mempunyai diameter besar) dan thin coaxial cable (mempunyai diameter lebih kecil). Keunggulan kabel koaksial adalah dapat digunakan untuk menyalurkan informasi sampai dengan 900 kanal telepon, dapat ditanam di dalam tanah sehingga biaya perawatan lebih rendah, karena menggunakan penutup isolasi maka kecil kemungkinan terjadi interferensi dengan sistem lain. Kelemahan kabel koaksial adalah mempunyai redaman yang relatif besar sehingga untuk hubungan jarak jauh harus dipasang repeater-repeater, jika kabel dipasang diatas tanah, rawan terhadap gangguan-gangguan fisik yang dapat berakibat putusnya hubungan.
Fiber Optic
Serat optik adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Berdasarkan mode transmisi yang digunakan serat optik terdiri atas Multimode Step Index, Multimode Graded Index, dan Singlemode Step Index. Keuntungan serat optik adalah lebih murah, bentuknya lebih ramping, kapasitas transmisi yang lebih besar, sedikit sinyal yang hilang, data diubah menjadi sinyal cahaya sehingga lebih cepat, tenaga yang dibutuhkan sedikit, dan tidak mudah terbakar. Kelemahan serat optik antara lain biaya yang mahal untuk peralatannya, memerlukan konversi data listrik ke cahaya dan sebaliknya yang rumit, memerlukan peralatan khusus dalam prosedur pemakaian dan pemasangannya, serta untuk perbaikan yang kompleks membutuhkan tenaga yang ahli di bidang ini. Selain merupakan keuntungan, sifatnya yang tidak menghantarkan listrik juga merupakan kelemahannya karena memerlukan alat pembangkit listrik eksternal.
Unguided Transmission Media
Unguided transmission media atau media transmisi tidak terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang.

Gelombang mikro

Gelombang mikro (microwave) merupakan bentuk radio yang menggunakan frekuensi tinggi (dalam satuan gigahertz), yang meliputi kawasan UHF, SHF dan EHF. Gelombang mikro banyak digunakan pada sistem jaringan MAN, warnet dan penyedia layanan internet (ISP). Keuntungan menggunakan gelombang mikro adalah akuisisi antar menara tidak begitu dibutuhkan, dapat membawa jumlah data yang besar, biaya murah karena setiap tower antena tidak memerlukan lahan yang luas, frekuensi tinggi atau gelombang pendek karena hanya membutuhkan antena yang kecil. Kelemahan gelombang mikro adalah rentan terhadap cuaca seperti hujan dan mudah terpengaruh pesawat terbang yang melintas di atasnya.

Satelit

Satelit adalah media transmisi yang fungsi utamanya menerima sinyal dari stasiun bumi dan meneruskannya ke stasiun bumi lain. Satelit yang mengorbit pada ketinggian 36.000 km di atas bumi memiliki angular orbital velocity yang sama dengan orbital velocity bumi. Hal ini menyebabkan posisi satelit akan relatif stasioner terhadap bumi (geostationary), apabila satelit tersebut mengorbit di atas khatulistiwa. Pada prinsipnya, dengan menempatkan tiga buah satelit geostationary pada posisi yang tepat dapat menjangkau seluruh permukaan bumi. Keuntungan satelit adalah lebih murah dibandingkan dengan menggelar kabel antar benua, dapat menjangkau permukaan bumi yang luas, termasuk daerah terpencil dengan populasi rendah, meningkatnya trafik telekomunikasi antar benua membuat sistem satelit cukup menarik secara komersial. Kekurangannya adalah keterbatasan teknologi untuk penggunaan antena satelit dengan ukuran yang besar, biaya investasi dan asuransi satelit yang masih mahal, atmospheric losses yang besar untuk frekuensi di atas 30 GHz membatasi penggunaan frequency carrier.

Gelombang radio

Gelombang radio adalah media transmisi yang dapat digunakan untuk mengirimkan suara ataupun data. Kelebihan transmisi gelombang radio adalah dapat mengirimkan isyarat dengan posisi sembarang (tidak harus lurus) dan dimungkinkan dalam keadaan bergerak. Frekuensi yang digunakan antara 3 KHz sampai 300 GHz. Gelombang radio digunakan pada band VHF dan UHF : 30 MHz sampai 1 GHz termasuk radio FM dan UHF dan VHF televisi. Untuk komunikasi data digital digunakan packet radio.

Inframerah

Inframerah biasa digunakan untuk komunikasi jarak dekat, dengan kecepatan 4 Mbps. Dalam penggunaannya untuk pengendalian jarak jauh, misalnya remote control pada televisi serta alat elektronik lainnya. Keuntungan inframerah adalah kebal terhadap interferensi radio dan elekromagnetik, inframerah mudah dibuat dan murah, instalasi mudah, mudah dipindah-pindah, keamanan lebih tinggi daripada gelombang radio. Kelemahan inframerah adalah jarak terbatas, tidak dapat menembus dinding, harus ada lintasan lurus dari pengirim dan penerima, tidak dapat digunakan di luar ruangan karena akan terganggu oleh cahaya matahari.


Rabu, 07 April 2010

NETWORK DEVICE

Jaringan komputer yaitu  sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:
·    Komunikasi : contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
·    Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk
·    Akses informasi: contohnya web browsing
Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Ada perbedaan yang jelas antara ada atau tidak adanya fasilitas untuk dapat mengakses ke semua sumber daya pada jaringan.  Apapun pekerjaan yang diinginkan oleh user, jika terhubung dengan jaringan maka user dapat mengetahui aktifitas yang ada dalam suatu organisasi, dan dapat memberikan kontribusi yang lebih banyak pada tim kerja. 
Klasifikasi Berdasarkan skala :
Local Area Network (LAN): suatu jaringan komputer yang menghubungkan suatu komputer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas.
·    Campus Area Network (CAN)
·    Metropolitant Area Network (MAN): prinsip sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas, yaitu 10-50 km.
·    Wide Area Network (WAN): jaraknya antar kota, negara, dan benua. ini sama dengan internet.
·    Personal Area Network (PAN)
·    Global Area Network (GAN)

Pengguna Jaringan
Untuk menggunakan suatu jaringan, user harus melakukan ‘log on’ ke sistem. Setelah dilakukan ‘log on’, maka user dapat menjalankan aplikasinya sebagaimana sistem yang berjalan dalam ‘standing alone’ atau tidak terhubung dengan jaringan.Semua kerumitan sistem jaringan tidak terlihat oleh user.  User dapat dengan mudah membaca e-mail, mengirim fax, atau mencetak dokumen pada printer di tempat lain, atau untuk mendapatkan suatu sumber daya hanya dengan meng-klik mouse.

Administrator Jaringan
Jaringan tidak bisa otomatis mengatur dirinya sendiri, diperlukan seseorang untuk mengaturnya yang disebut sebagai administrator jaringan. Untuk menjadi seorang administrator jaringan diperlukan pengetahuan yang bersertifikat, semisal Certified Novell Administrator (CNA) yang dikeluarkan oleh Novell untuk kemampuan melakukan administrasi terhadap Novell LAN.  Administrator Jaringan bertanggung jawab melakukan setting terhadap aplikasi user dan akses ke jaringan, memastikan keamanan sistem dan menangani routine upgrades dan melakukan pemeliharaan.
Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:
·    Client-server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.

·    Peer-to-peer
Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.
Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:

·    Topologi bus
Pada topologi ini semua terminal terhubung ke jalur komunikasi. Informasi yang di kirim akan melewati semua terminal pada jalur tersebut. Jika alamat yang tercantum dalam data atau informasi yang akan di kirim sesuai dengan alamat terminal yang di lewati, maka data atau informasi tersebut akan di terima dan diproses, jika alamat tersebut tidak sesuai, maka informadi tersebut akan di abaikan oleh terminal yang di lewati

·    Topologi bintang (Star)
Seluruh komputer dan peralatan lain terhubung secara langsung pada suatu pusat jaringan yang berupa hub atau konsentrator. Hub atau konsentrator bertindak sebagai pengelola dan pengendali semua fungsi dalam jaringan. Hub juga berfungsi sebagai repeater aliran data. Data pada jaringan bertopologi star (bintang) selalu melintasi hub atau konsentrator sebelum melanjutkan tujuan akhirnya.

·    Topologi cincin ( Ring )
Disini komputer sentral di hubungkan dengan komputer sentral (workstation) lainnya sehingga membemtuk lingkaran jaringan. Tidak akan terjadi tabrakan data karena hanya satu node yang bisa mengirimkan data pada satu saat pengiriman. Dan tiap node akan menerima informasi dan mengelolanya untuk selnjutnya diterima atau dilewatkan, sehingga bila terjadi gangguan pada salah satu node maka seluruh jaringan akan terganggu.
·    Topologi mesh
Disini semua komputer sentral terhubung secara penuh,  topologi ini termasuk topologi kurang  ekonomis karena relatif mahal dalam pengopersiannya. Dalam topologi ini semakin banyak jumlah sentral, maka tingkat kerumitan dalam saluran semakin tinggi
·    Topologi pohon (tree)
Topologi ini di gunakanakan untuk interaksi antar sentral dengan tingkat atau hirarki yang berbeda. Topologi ini mudah dalam instalasinya. Jika salh satu kabel putus pada workstation atau client, tidak akan mempengaruhi hubungan workstation lainnya.
·    Topologi linier
Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:
1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
- Jaringan terpusat Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server
- Jaringan terdistribusi Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.

2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
- Jaringan LAN merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.
- Jaringan MAN Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
- Jaringan WAN Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.

3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
- Jaringan Client-Server Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
-Jaringan Peer-to-peer Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.

4. Berdasarkan media transmisi data
- Jaringan Berkabel (Wired Network) Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
- Jaringan Nirkabel (Wireless Network) Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.
perangkat jaringan dasar
    *     Gateway  : Perangkat duduk pada simpul jaringan untuk interfacing dengan lain     jaringan bahwa menggunakan protokol berbeda. Bekerja pada lapisan OSI 4- 7.
    *     Router  : sebuah perangkat jaringan khusus yang menentukan titik jaringan     sebelah yang untuk maju paket data menuju tujuannya. Berbeda gateway, tidak   dapat     antarmuka protokol berbeda. Bekerja pada lapisan OSI 3.
    *     Bridge: perangkat yang menghubungkan segmen jaringan beberapa sepanjang     data link layer. Bekerja pada lapisan OSI 2.
    *     Switch: perangkat yang mengalokasikan lalu lintas dari satu segmen jaringan ke     baris tertentu (dimaksudkan tujuan (s)) yang menghubungkan segmen ke lain s    egmen jaringan. Jadi tidak seperti hub switch membelah lalu lintas jaringan dan     mengirimkannya ke tujuan yang berbeda daripada semua sistem pada jaringan.     Bekerja pada lapisan OSI 2.
    *     Hub: menghubungkan segmen Ethernet beberapa bersama membuat mereka     bertindak sebagai segmen tunggal. Bila menggunakan hub, setiap saham     perangkat yang terpasang pada domain broadcast yang sama dan domain tabrakan     sama. Oleh karena, hanya satu komputer terhubung ke hub mampu     mentransmisikan sekaligus. Tergantung pada topologi jaringan, hub menyediakan     tingkat dasar 1 OSI sambungan model antara objek jaringan (workstation, server,     dll). Menyediakan bandwidth yang dibagi di antara semua benda, dibandingkan     dengan switch, yang menyediakan koneksi khusus antara node individu. Bekerja     pada lapisan OSI 1.
    *     Repeater: perangkat untuk mengamplifikasi atau meregenerasi sinyal digital     menerima sementara pengaturan mereka dari satu bagian jaringan ke lain. Bekerja     pada lapisan OSI 1.
Beberapa perangkat jaringan hibrida.
    *     Multilayer Switch: switch yang, di samping switching pada layer OSI 2,     menyediakan fungsionalitas pada lapisan protokol yang lebih tinggi.
    *     Protokol Converter: sebuah perangkat keras yang mengkonversi antara dua jenis     transmisi, seperti asinkron dan sinkron transmisi.
    *     Bridge Router (Brouter): Kombinasikan router dan fungsionalitas jembatan dan     karenanya bekerja pada lapisan OSI 2 dan 3.
    *     Digital media penerima: Menghubungkan jaringan komputer untuk rumah teater     Hardware atau komponen perangkat lunak yang biasanya duduk di titik koneksi     jaringan berbeda, misalnya antara jaringan internal dan jaringan eksternal.
    *     Firewall: sepotong hardware atau perangkat lunak meletakkan di jaringan untuk     mencegah beberapa komunikasi dilarang oleh kebijakan jaringan
    *     Network Address Translator: layanan jaringan memberikan sebagai perangkat     keras atau perangkat lunak yang mengubah internal ke alamat jaringan eksternal     dan sebaliknya perangkat keras untuk membangun jaringan atau koneksi dial-up
    *     Multiplexer: perangkat yang menggabungkan sinyal-sinyal listrik beberapa menjadi sinyal tunggal
    *     Jaringan Kartu: sepotong hardware komputer untuk memungkinkan komputer terpasang untuk            berkomunikasi oleh jaringan
    *     Modem: perangkat yang memodulasi pembawa "analog" sinyal (seperti suara),
    *     ISDN terminal adaptor (TA): sebuah gateway khusus untuk ISDN
    *     Line Driver : perangkat untuk meningkatkan jarak transmisi dengan memperkuat sinyal.
    *     Jaringan Device Konektivitas

Selasa, 06 April 2010

WIRELESS


wireless adalah teknologi pada sistem jaringan komputer yang sangat praktis dan fleksibel untuk menghubungkan antar komputer secara lokal maupun terkoneksi dengan internet. Selain itu penggunaan teknologi ini akan memberikan kemudahan kepada setiap pengguna komputer (client) tanpa harus memakai saluran kabel untuk terhubung dengan LAN maupun Internet selama area tersebut masih dalam jangkauan frekuensi WiFi.
wireless dalam hal ini adalah melakukan hubungan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel . Saat ini teknologi wireless berkembang dengan pesat, secara kasat mata dapat dilihat dengan semakin banyaknya pemakaian telepon sellular, selain itu berkembang pula teknologi wireless yang digunakan untuk akses internet.
Sedangkan macam-macam wireless
Wireless PAN       =   Personal Area Network yang terhubung dengan media tanpa kabel. Teknologi yang digunakan pada wireless PAN ini adalah IrDA dan Bluetooth.
Wireless LAN       =   Jaringan komputer yang terhubung melalui tanpa kabel. Local Area Network dari komputer dan peralatan lainnya yang berkomunikasi lewat sinyal radio atau gelombang cahaya. Sistem ini berguna apabila penyambungan lewat koneksi kabel atau serat optik cukup mahal atau untuk aplikasi koneksi bergerak.
Teknologi komunikasi data dengan tidak menggunakan kabel untuk menghubungkan antara klien dan server. Secara umum teknologi Wireless LAN hampir sama dengan teknologi jaringan komputer yang menggunakan kabel (Wire LAN atau Local Area Network). Teknologi Wireless LAN ada yang menggunakan frekuensi radio untuk mengirim dan menerima data yang tentunya mengurangi kebutuhan atau ketergantungan hubungan melalui kabel. Akibatnya pengguna mempunyai mobilitas atau fleksibilitas yang tinggi dan tidak tergantung pada suatu tempat atau lokasi. Teknologi Wireless LAN juga memungkinkan untuk membentuk jaringan komputer yang mungkin tidak dapat dijangkau oleh jaringan komputer yang menggunakan kabel.
Wireless Card      =   Kartu yang digunakan untuk mendukung komputer bisa terhubung dalam suatu jaringan. Kartu ini biasanya digunakan pada notebook yang disebut dengan PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association).
Wireless Modem  =   Modem yang digunakan untuk jaringan tanpa kabel.

Wi-Fi (atau Wi-fi, WiFi, Wifi, wifi) merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.
WiMAX, (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’, ataupun backhaul.
WiBro (Wireless Broadband) adalah yaitu layanan internet portabel yang dipancarkan pada frekuensi 2,3 GigaHertz (GHz). WiBro memungkinkan akses internet broadband ke berbagai perangkat. Termasuk ponsel, komputer notebook, dan PDA. Dari segi mobilitas, Wibro juga dinilai lebih efisien ketimbang WiFi yang sekarang menjadi standar internet nirkabel. Jangkauan WiFi masih terbatas kira-kira sampai 100 meter, sementara Wibro diklaim dapat diakses sampai jarak 1 kilometer dari stasiun pemancarnya.
Wireless merupakan teknologi yang bertujuan untuk menggantikan kabel yang menghubungkan terminal komputer dengan jaringan, dengan begitu computer dapat berpindah dengan bebas dan tetap dapat berkomunikasi dalam jaringan dengan kecepatan transmisi yang memadai. Wireless LAN distandarisasi oleh IEEE dengan kode 802.II b yang bertujuan untuk menyamakan semua teknologi nirkabel yang digunakan dibidang computer dan untuk menjamin interoperabilitas antara semua product –product yang menggunakan standar ini.
LAN (Local Area Network) yang biasa kita kenal merupakan suatu jaringan yang menghubungkan (interkoneksi) suatu komunitas Data Terminal Equipment (DTE) yang ditempatkan dalam suatu lokasi (gedung atau grup). Umumnya menggunakan media transmisi berupa kabel baik kabel twisted pair maupun coaxial, biasa juga disebut dengan wired LAN.
Di samping itu ada LAN yang dikembangkan dengan menggunakan medium gelombang radio atau cahaya. Keuntungannya adalah biaya instalasi yang lebih murah dibandingkan dengan wired LAN, karena tidak dibutuhkan instalasi kabel yang terlalu besar khususnya untuk sub lokasi/sub grup yang agak jauh. Pertimbangan kedua adalah karena wireless LAN ini cocok untuk unit-unit DTE yang portabel dan bersifat mobil.
Ilustrasi dari dua aplikasi wireless LAN.
1.     Infrastructure wireless LAN
     Pada aplikasi ini, untuk mengakses suatu server adalah dengan menghubungkannya ke suatu wired LAN , di mana suatu intermediate device yang dikenal sebagai Portable Access unit (PAU) digunakan. Typical-nya daerah cakupan PAU berkisar antara 50 hingga 100 m.
2.    Ad hoc wireless LAN
           Pada Ad hoc wireless LAN suatu kumpulan komputer portabel berkomunikasi satu dengan yang lainnya untuk membentuk self-contained LAN.
Media Wireless
Ada dua jenis media yang biasa digunakan untuk wireless LAN
1. Media Radio
           Gelombang radio telah secara meluas banyak dipakai untuk berbagai aplikasi (seperti TV, telepon selular, dls). Keunggulannya adalah karena gelombang radio dapat merambat menembus objek seperti dinding dan pintu.
* Path loss
Semua receiver radio didesain untuk beroperasi pada SNR (perbandingan antara daya signal dengan daya noise) yang telah ditentukan. Biaya yang harus dikeluarkan dalam mengembangkan wireless LAN ini lebih banyak pada interface radio yang sanggup menjamin SNR yang tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi SNR adalah noise receiver yang merupakan fungsi dari temperatur ambient dan bandwidth dari sinyal yang diterima. Daya sinyal juga merupakan fungsi dari jarak antara pemancar dan penerima. Kesemua faktor ini membentuk suatu path loss channel radio untuk sistem wireless LAN.
* Interferensi Channel yang berdekatan
Karena menggunakan prinsip pemancaran gelombang radio, maka untuk transmiter yang memiliki frekuensi yang sama dan berada di satu gedung atau ruang yang berdekatan dapat mengalami interferensi satu dengan yang lainnya. Untuk sistem Ad hoc, channel yang berdekatan dapat disetup dengan frekuensi yang berbeda sebagai isolator, sementara untuk sistem infrastructure dapat diterapkan three cell repeater yang masing-masing sel yang berdekatan (3 sel) memiliki frekuensi berbeda dengan pola pengulangan.
* Multipath
Sinyal radio, seperti halnya sinyal optic dipengaruhi oleh multipath; yaitu peristiwa di mana suatu ketika receiver menerima multiple signal yang berasal dari transmitter yang sama, yang masing-masing sinyalnya diikuti oleh path yang berbeda di antara receiver dan transmitter. Hal ini dikenal dengan multipath dispersion yang dapat menimbulkan intersymbol interference (ISI).
2. Media Inframerah
           Inframerah memiliki frekuensi yang jauh lebih tinggi dari pada gelombang radio, yaitu di atas 1014 Hz. Inframerah yang digunakan umumnya dinyatakan dalam panjang gelombang (biasanya dalam nanometer) bukan dalam frekuensi. Inframerah yang biasa digunakan adalah yang memiliki panjang gelombang 800 nm dan 1300nm. Keuntungan menggunakan inframerah dibandingkan dengan gelombang radio adalah tidak diperlukan regulasi yang sulit dalam penggunaannya. Untuk mereduksi efek noise pada sinyal infra merah, digunakan bandpass filter.
Device inframerah
           Untuk aplikasi wireless LAN, mode operasional yang digunakan adalah untuk memodulasi intensitas output inframerah dari emitter dengan menggunakan sinyal yang termodulasi secara elektris. Variasi intensitas sinyal inframerah yang diterima oleh detektor kemudian dikonversi menjadi sinyal elektris yang ekuivalen. Mode operasi ini dikenal dengan Intensity Modulation with Direct Detection (IMDD).

Sejarah
WLAN diharapkan berlanjut menjadi sebuah bentuk penting dari sambungan di banyak area bisnis. Pasar diharapkan tumbuh sebagai manfaat dari WLAN diketahui. Frost & Sullivan mengestimasikan pasar WLAN akan menjadi 0,3 miiyar dollar AS dalam 1998 dan 1,6 milyar dollar di 2005. Sejauh ini WLAN sudah di-install in universitas-universitas, bandara-bandara, dan tempat umum besar lainnya. Penurunan biaya dari peralatan WLAN jugahas membawanya ke rumah-rumah. Namun, di Inggris UK biaya sangat tinggi dari penggunaan sambungan seperti itu di publik sejauh ini dibatasi untuk penggunaan di tempat tunggu kelas bisnis bandara, dll. Pasar masa depan yang luas diramalkan akan pulih, kantor perusahaan dan area pusat dari kota utama. Kota New York telah memulai sebuah pilot program untuk menyelimuti seluruh distrik kota dengan internet nirkabel. Perangkat WLAN aslinya sangat mahal yang hanya digunakan untuk alternatif LAN kabel di tempat dimana pengkabelan sangat sulit dilakukan atau tidak memungkinkan. Seperti tempat yang sudah dilindungi lama atau ruang kelas, meskipun jarak tertutup dari 802.11b (tipikalnya 30 kaki.) batas dari itu menggunakan untuk gedung kecil. Komponen WLAN sangat cukup mudah untuk digunakan di rumah, dengan banyak di set-up sehingga satu PC (PC orang tua, misalnya) dapat digunakan untuk share sambungan internet dengan seluruh anggota keluarga (pada saat yang sama tetap kontrol akses berada di PC orang tua). Pengembangan utama meliputi solusi spesifik industri and protokol proprietary, tetapi pada akhirn 1990-an digantikan dengan standar, versi jenis utama dari IEEE 802.11 (Wi-Fi) (lihat artikel terpisah) dan HomeRF (2 Mbit/s, disarankan untuk rumah, antahberantahdi Inggris ). Sebuah alternatif ATM-seperti teknologi standar 5 GHz, HIPERLAN, sejauh ini tidak berhasil di pasaran, dan dengan dirilisnya yang lebih cepat 54 Mbit/s 802.11a (5 GHz) dan standar 802.11g (2.4 GHz), hampir pasti tidak mungkin.
Kekurangan
Masalah kurangnya keamanan dari hubungan nirkabel telah menjadi topik perdebatan. Sistem keamanan yang digunakan oleh WLAN awalnya adalah WEP, tetapi protokol ini hanya menyediakan keamanan yang minimum dikarenakan kekurangannya yang serius. Pilihan lainnya adalah WPA, SSL, SSH, dan enkripsi piranti lunak lainnya.
Keamanan
Pada jaringan kabel, satu dapat sering, pada beberapa derajat, akses tutup ke jaringan secara fisik. Jarak geografi dari jaringan nirkabel akan secara signifikan lebih besar lebih sering daripada kantor atau rumah yang dilingkupi; tetangga atau pelanggar arbritrary mungkin akan dapat mencium seluruh lalu lintas dan and mendapat akses non-otoritas sumber jaringan internal sebagaimana internet, secara mungkin mengirim spam or melakukan kegiatan illegal menggunakan IP address pemilik, jika keamanan tidak dibuat secara serius.
Beberapa advocate akan melihat seluruh titik akses tersedia secara terbuka available untuk umum, dengan dasar bahwa semua orang akan mendapat manfaat dari mendapat ketika berlalu lintas online.
Mode dari operation
Peer-to-peer atau mode ad-hoc Mode ini adalah metode dari perangkat nirkabel untuk secara langsung mengkomunikasikan dengan satu dan lainnya. Operasi di mode ad-hoc memolehkan perangkat nirkabel dengan jarak satu sama lain untuk melihat dan berkomunikasi dalam bentuk peer-to-peer tanpa melibatkan titik akses pusat. mesh Ini secara tipikal digunakan oleh dua PC untuk menghubungkan diri, sehingga yang lain dapat berbagi koneksi Internet sebagai contoh, sebagaimana untuk jaringan nirkabel. Jika kamu mempunyai pengukur kekuatan untuk sinyal masuk dari seluruh perangkat ad-hoc pegukur akan tidak dapat membaca kekuatan tersebut secara akuratr, dan dapat misleading, karena kekuatan berregistrasi ke sinyal terkuat, seperti computer terdekat.
Titik Akses / Klient
Paling umum adalah titik akses melalui kabel ke internet, dan kemudian menghubungi klien nirkabel (tipikalnya laptops) memasuki Internet melalui titik akses. Hampir seluruh komputer dengan kartu nirkabel dan koneksi kabel ke internet dapat di-set up sebagai Titik Akses, tetapi sekarang ini satu dapat membeli kotak bersangkutan dengan murah. Kotak-kotak ini biasanya berbentuk seperti hub atau router dengan antena, jembatan jaringan nirkabel atau jaringan ethernet kabel. Administrasi dari titik akses (sepeti setting SSID, memasang enkrypsi, dll) biasanya digunakan melalui antarmuka web atau telnet. Jaringan rumah tipikalnya mempunyai sebuah akses stand-alone tersambung kabel misalnya melalui koneksi ADSL, sementara hotspots dan jaringan profesional (misalnya menyediakan tutup nirkabel dalam gedung perkantoran) tipikalnya akan mempunyai titik akses banyak, ditempatkan di titik strategis.
Sistem Distribusi Nirkabel
Ketika sulit mendapat titik terkabel, hal itu juga mungkin untuk memasang titik akses sebagai repeater.
Stasiun Pengamatan
Beberapa kartu jaringan nirkabel dapat diset up untuk to memonitor sebuah jaringan dengan menghubungkan ke titik akses atau berkomunikasi sendiri. Hal ini dapat digunakan untuk membersihkan penciuman-activitas teks, atau to enkripsi crack.